Hanya dengan mengingat janji Alloh saja rasanya membahagiakan.
Gimana kalau Alloh melaksanakan janji-Nya, ya? :)
Daftar Blog Saya
Senin, 15 Juni 2015
Senin, 08 Juni 2015
Saya Sombong
Sekitar dua minggu belakangan ini saya merasa penat sekali. Pikiran saya terasa sumpek, tidak semangat belajar, tidak punya ide untuk menggambar padahal ada pesanan yang harus diselesaikan. Hal parah lainnya adalah, saya jadi malas. Malas bangun pagi, malas ibadah, dan malas mengerjakan kegiatan rutin lainnya.
Saya tipe orang yang selalu 'ubek', tidak suka melewati waktu tanpa melakukan sesuatu yang menurut saya bermanfaat. Hari-hari ketika saya bangun pagi lalu pergi ke kampus dengan antusiasme yang sangat tinggi adalah sesuatu yang luar biasa. Sangat ideal. Saya sangat bahagia karenanya.
Tapi saat penat, hidup terasa sangat suram. Pikiran negatif gampang sekali bermunculan di kepala saya. Hati pun seketika berubah menjadi melankolis. Masa seperti itu adalah salah satu yang sangat saya benci.
(Hening)
Iya, literally hening.
Saya sering mengalami ini, tiba-tiba bingung mau nulis apa hahahahaha. Tapi diri ini harus diingatkan bahwa biarkan jari-jari buntet saya mengetik apa pun yang terlintas di pikiran. Sayang sekali jika ide yang muncul disimpan tanpa pernah dituliskan atau digambarkan (padahal saya juga ngga tau berapa nilai tulisan ini, saya cuma ingin menghargai diri sendiri hehehe).
Baik, akan saya lanjutkan cerita mengenai penat yang saya rasakan.
Sebenarnya ketika kemarin merasakan penat, saya sadar bahwa seharusnya saya curhat sama Alloh, mendekatkan diri kepada Alloh. Tapi setan-setan di sekitar berhasil menghasut saya agar tidak melakukannya. Alhasil kepenatan yang saya alami menjadi semakin parah.
Hingga pada suatu sore, ada sesuatu di dalam diri saya yang berkata, ''ambil air wudhu, lalu sholat dan bacalah Al Qur'an."
Sangat berat untuk mengangkat badan ini menuju tempat wudhu. Tapi alhamdulillah sisi waras saya yang sedang terhimpit masih bisa memberi tambahan dorongan hingga akhirnya saya pun wudhu.
Seusai sholat, saya membaca Al Qur'an. Dan...saya menangis. Betapa cepatnya, baru dua atau tiga ayat, air mata saya langsung mengalir deras.
Ceeessss....
Seketika ada kesejukan yang saya rasakan. Hati ini perlahan-lahan menjadi tenang. Saya melanjutkan membaca beberapa baris lagi dan menangis sepuas-puasnya. Setelah selesai dengan cucuran air mata, saya merasa sangat lega.
Sejenak saya merenung. Ya, betul. Sering diri ini lupa, siapa yang selama ini memberikan tenaga? Siapa yang selama ini menumbuhkan antusiasme sampai bisa selalu 'ubek' hingga merasa bahagia? Saya menikmati 'keubekan' itu meskipun sering membuat lelah. Saking menikmatinya, saya jadi mengesampingkan yang lebih utama, yaitu mengupayakan kedekatan dengan Alloh. Karena, ketika (merasa) dekat dengan Alloh, hati akan menjadi tenang, pikiran jernih, dan terbebas dari perasaan-perasaan negatif yang sebenarnya sangat bisa dihindari.
(Hening, lagi)
Hehehe, literally hening kembali.
Jadi, nangkep inti tulisan ini ga? Hahaha. Kemampuan saya dalam menulis memang belum bagus. Saya sering kesulitan merangkai kata atau menjelaskan sesuatu baik dengan lisan maupun tulisan. Jadi mohon dimaklumi ya. Bisa menulis sepanjang ini sudah sangat luar biasa untuk saya :D
(Sejenak membaca judul tulisan ini. Hmmm, nyambung ga sih sama tulisannya? Hahaha. Saya sombong karena saya ngga bersyukur dan menjauhkan diri dari Alloh, intinya seperti itu).
Saya tipe orang yang selalu 'ubek', tidak suka melewati waktu tanpa melakukan sesuatu yang menurut saya bermanfaat. Hari-hari ketika saya bangun pagi lalu pergi ke kampus dengan antusiasme yang sangat tinggi adalah sesuatu yang luar biasa. Sangat ideal. Saya sangat bahagia karenanya.
Tapi saat penat, hidup terasa sangat suram. Pikiran negatif gampang sekali bermunculan di kepala saya. Hati pun seketika berubah menjadi melankolis. Masa seperti itu adalah salah satu yang sangat saya benci.
(Hening)
Iya, literally hening.
Saya sering mengalami ini, tiba-tiba bingung mau nulis apa hahahahaha. Tapi diri ini harus diingatkan bahwa biarkan jari-jari buntet saya mengetik apa pun yang terlintas di pikiran. Sayang sekali jika ide yang muncul disimpan tanpa pernah dituliskan atau digambarkan (padahal saya juga ngga tau berapa nilai tulisan ini, saya cuma ingin menghargai diri sendiri hehehe).
Baik, akan saya lanjutkan cerita mengenai penat yang saya rasakan.
Sebenarnya ketika kemarin merasakan penat, saya sadar bahwa seharusnya saya curhat sama Alloh, mendekatkan diri kepada Alloh. Tapi setan-setan di sekitar berhasil menghasut saya agar tidak melakukannya. Alhasil kepenatan yang saya alami menjadi semakin parah.
Hingga pada suatu sore, ada sesuatu di dalam diri saya yang berkata, ''ambil air wudhu, lalu sholat dan bacalah Al Qur'an."
Sangat berat untuk mengangkat badan ini menuju tempat wudhu. Tapi alhamdulillah sisi waras saya yang sedang terhimpit masih bisa memberi tambahan dorongan hingga akhirnya saya pun wudhu.
Seusai sholat, saya membaca Al Qur'an. Dan...saya menangis. Betapa cepatnya, baru dua atau tiga ayat, air mata saya langsung mengalir deras.
Ceeessss....
Seketika ada kesejukan yang saya rasakan. Hati ini perlahan-lahan menjadi tenang. Saya melanjutkan membaca beberapa baris lagi dan menangis sepuas-puasnya. Setelah selesai dengan cucuran air mata, saya merasa sangat lega.
Sejenak saya merenung. Ya, betul. Sering diri ini lupa, siapa yang selama ini memberikan tenaga? Siapa yang selama ini menumbuhkan antusiasme sampai bisa selalu 'ubek' hingga merasa bahagia? Saya menikmati 'keubekan' itu meskipun sering membuat lelah. Saking menikmatinya, saya jadi mengesampingkan yang lebih utama, yaitu mengupayakan kedekatan dengan Alloh. Karena, ketika (merasa) dekat dengan Alloh, hati akan menjadi tenang, pikiran jernih, dan terbebas dari perasaan-perasaan negatif yang sebenarnya sangat bisa dihindari.
(Hening, lagi)
Hehehe, literally hening kembali.
Jadi, nangkep inti tulisan ini ga? Hahaha. Kemampuan saya dalam menulis memang belum bagus. Saya sering kesulitan merangkai kata atau menjelaskan sesuatu baik dengan lisan maupun tulisan. Jadi mohon dimaklumi ya. Bisa menulis sepanjang ini sudah sangat luar biasa untuk saya :D
(Sejenak membaca judul tulisan ini. Hmmm, nyambung ga sih sama tulisannya? Hahaha. Saya sombong karena saya ngga bersyukur dan menjauhkan diri dari Alloh, intinya seperti itu).
Senin, 01 September 2014
Pertanyaan
Pada akhirnya, pertanyaan-pertanyaan itu tidak (belum?) terjawab.
Tapi keikhlasan menggantikan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan tersebut.
Hingga rasanya tidak perlu lagi mempertanyakan hal yang sama.
Rabu, 21 Mei 2014
nikmat iman
dari video ceramah seorang ulama.
*
ketika kita menginginkan sesuatu, kita berikhtiar untuk mendapatkannya. jika Alloh berkehendak, kita akan mendapatkan apa yang kita inginkan tersebut.
setelah satu hal tercapai, muncul keinginan lain. ikhtiar lagi. tercapai lagi.
begitu seterusnya sampai di suatu titik muncul rasa jenuh.
jenuh di saat kita mendapatkan apa yang kita inginkan?
ya, karena begitulah kenikmatan dunia.
sifatnya terbatas.
berbeda dengan nikmat yang kita rasakan di surga.
sebanyak apapun kita menerimanya, tak akan sedikitpun membuat jenuh.
tapi rupanya ada satu nikmat yang tak terbatas, yang tak akan pernah membuat kita jenuh di dunia, tidak peduli sebesar apapun ukurannya.
yaitu nikmat iman.
*
lalu saya mengingat-ingat,
pernahkan saya berdoa agar diizinkan beriman dengan sebaik-baiknya kepada-Nya selama-lamanya?
*
ketika kita menginginkan sesuatu, kita berikhtiar untuk mendapatkannya. jika Alloh berkehendak, kita akan mendapatkan apa yang kita inginkan tersebut.
setelah satu hal tercapai, muncul keinginan lain. ikhtiar lagi. tercapai lagi.
begitu seterusnya sampai di suatu titik muncul rasa jenuh.
jenuh di saat kita mendapatkan apa yang kita inginkan?
ya, karena begitulah kenikmatan dunia.
sifatnya terbatas.
berbeda dengan nikmat yang kita rasakan di surga.
sebanyak apapun kita menerimanya, tak akan sedikitpun membuat jenuh.
tapi rupanya ada satu nikmat yang tak terbatas, yang tak akan pernah membuat kita jenuh di dunia, tidak peduli sebesar apapun ukurannya.
yaitu nikmat iman.
*
lalu saya mengingat-ingat,
pernahkan saya berdoa agar diizinkan beriman dengan sebaik-baiknya kepada-Nya selama-lamanya?
Sabtu, 26 April 2014
Syukur
dasar saya tidak tahu diri, sering lupa bahwa Alloh begitu pemurah.
dasar saya parah, sering mengaitkan rezeki dengan materi berlimpah.
lalu saya anggap apa hal-hal menyenangkan seperti ketika masakan yang saya masak ternyata rasanya enak?
ketika ngobrol dengan teman dan saya jadi bersemangat karenanya?
ketika perjalanan pulang melihat sungai yang airnya jernih mengalir disinari matahari yang hampir tenggelam di barat dan dibelai angin sepoi-sepoi?
(* . *)
Senin, 24 Maret 2014
Belajar
belajar karena ingin tahu itu menyenangkan.
belajar karena memaksa diri untuk memenuhi target itu menggalaukan.
-_____-
Rabu, 29 Januari 2014
Waktu
Ya Alloh,
izinkan saya untuk menggunakan dengan sebaik-baiknya nikmat waktu yang Engkau berikan.
Dan izinkan lelahku tidak menjadi lelah yang sia-sia.
Dan izinkan lelahku tidak menjadi lelah yang sia-sia.
Kamis, 19 September 2013
Selasa, 28 Mei 2013
Muslimah cantik
hey teman-teman muslimahku, kudoakan semoga kamu semakin cantik dalam dan luar.
semoga aku pun begitu.
saling mendoakan, yaa!
barakallah :]
Sabtu, 27 April 2013
Pertanyaan
pada titik tertentu, kadang kita mengalami seperti gambar di atas.
bertanya ini dan itu.
kepikiran ini dan itu.
tapi jangan lama-lama yaa,
kalo kelamaan bisa jadi penyakit! haha.
ikhlasin yang yang udah lewat, jadiin pelajaran,
dan biarkan masa depan jadi kejutan.
Sabtu, 20 April 2013
Jumat, 19 April 2013
Menulislah!
Menulislah.. seolah kau diminta Tuhan me-create dunia ini..
menulislah. . ibarat Tuhan menyerahkan Kuasanya biar kau bisa menentukan arah takdirmu..
menulislah.. sebab tulisan mu kini ialah nyatamu di masa depan..
menulislah.. dan nanti, kau akan berkata,"Alhamdulillah.. peristiwa ini sudah pernah kutulis di masa lalu"
Trust me!!
menulislah.. biar nanti kau bisa menulis seperti ini untuk kawan-kawanmu..
Ah, kau pasti tak sepenuhnya percaya bila hanya aku yang menuliskan.. (A.Lelya.S,2013)
menulislah. . ibarat Tuhan menyerahkan Kuasanya biar kau bisa menentukan arah takdirmu..
menulislah.. sebab tulisan mu kini ialah nyatamu di masa depan..
menulislah.. dan nanti, kau akan berkata,"Alhamdulillah.. peristiwa ini sudah pernah kutulis di masa lalu"
Trust me!!
menulislah.. biar nanti kau bisa menulis seperti ini untuk kawan-kawanmu..
Ah, kau pasti tak sepenuhnya percaya bila hanya aku yang menuliskan.. (A.Lelya.S,2013)
Selasa, 09 April 2013
Kekasih yang kekal oleh janji
Kamu, kekasih yang kekal oleh janji ..
Amin
*copas dengan perubahan dari Atin Lelya Sukowati
kalimat aslinya adalah:
'Ah, agaknya memang tak kan pernah bisa ku menulis buat kekasih.. yang dipacari waktu, yang belum kekal oleh janji..'
Jumat, 05 April 2013
Sabtu, 23 Maret 2013
Yonika - just the way she is
another ordered blog header.
- Yonika Arum Larasati -
calon pharmacist hebat. mampir yuk ke blognya :]
Minggu, 17 Februari 2013
Putrisupri's Shop
kali ini diminta Putrisupri's Shop buat bikin header blognya. ini dia headernya, langsung dipasang sama yang punya blog, hehe. follow blog Putrisupri biar bisa dapet diskon 10% untuk semua item. happy shopping :D
fanpage: putrisuprishop
Senin, 31 Desember 2012
Toga
amiin :']
meskipun banyak orang bisa memiliki satu tujuan yang sama, semangat mereka belum tentu sama.
dan semangat itu menular.
sometimes the enthusiasm for me is everything compared to the goal itself.
thank you, i feel so blessed n lucky to have you :D
meskipun banyak orang bisa memiliki satu tujuan yang sama, semangat mereka belum tentu sama.
dan semangat itu menular.
sometimes the enthusiasm for me is everything compared to the goal itself.
thank you, i feel so blessed n lucky to have you :D
Sabtu, 01 Desember 2012
Pluie Accessories and Queen Shop
dimintain tolong sama Hanum Quintassani, adeknya temen smp saya, Arvan, untuk bikin logo. dan ini dia logonyaaa, Pluie Accessories dan Queen Shop.
Kamis, 15 November 2012
Langganan:
Postingan (Atom)











